-->
Terangi Hatimu Dengan Membaca Al-Qur'an

Terangi Hatimu Dengan Membaca Al-Qur'an

Bagikan :
Book, Quran, Islam, Holy, Muslim, Ramadan, Religion
Al-Qur'an adalah ruh bagi hti, dan ruh hati lebih khusus dari pada ruh badan. Allah menamainya dengan ruh karena dengan Al-Qur'an itu hati menjadi hidup. Maka apabila Al-Qur'an telah bertemu dengan hati pasti dia akan hidup dan bercahaya. Dia akan mengenal Rabbnya, menyembah Allah di atas dasar bashirah (ilmu), takut kepada-Nya, bertakwa, mencintainya, meninggikan serta mengagungkan-Nya. ini dikarenakan Al-Qur'an merupakan ruh yang menggerakan hati sebagaimana ruh (nyawa) yang menggerakan badan.

Jika nyawa masuk kedalam badan maka dia akan menggerakan badan itu serta menjadikannya hidup. Demikian pula Al-Qur'an, jika masuk kedalam hati maka akan menghidupkan serta menggerakan hati untuk takut kepada Allah SWT dan mencintainya. Namun Sebaliknya, jika hati tidak dimasuki Al-Qur'an maka akan mati, sebagaimana badan yang tidak punya ruh.

Allah SWT menamai Al-Qur'an dengan Nur (cahaya), yaitu sesuatu yang menerangi jalan yang terbentang di hadapan manusia sehingga tampak segala yang ada di hadapanya. Apakah ada lobang, ataukah duri lalu menghindarinya, dan keihatan pul jalan itu sehingga dia menempuh jalan itu.

orang yang yang tidak mempunyai cahaya maka dia berada didalam kegelapan, tidak bisa melihat lobang atau duri, tidak mengethui adanya bahaya karena memang tidak mampu untuk melihat.

Kita semua tahu adanya cahaya yang mampu kita lihat, seperti cahaya matahari, lampu, lentera, dan cahaya yang lainya. Dengan adanya cahaya inilah kita tahu bagaimana sebaiknya kita berjalan di jalanan dan kita tahu dengan cahaya itu apa yang perlu kita jauhi dan waspadai.

Allah Ta'ala juga menyifati Al-Qur'an sebagaimana Furqaan (pembeda) sebagaimana firmannya, artinya, Maha suci Allah yang telah menurunkan A-Furqaan (yaitu Al-Qur'an)  kepada hambanya,agar dia menjadi peringatan bagi seluruh alam. (QS. Al-Furqaan: 1)

Artinya Allah membedakan antara yang hak dengan yang batil, antara yang lurus dengan yang sesat, yang bermanfaat dan yang berbahaya. dia menyuruh kita semua mengerjaka kebaikan dan melarang kita dari perbuatan yang buruk dan dia memperlihatkan segala apa yang kita perlukan untuk dunia dan akhirat, maka dia adalah Furqaan arti membedakan antara yang dengan yang batil.

dengan izin Allah SWT orang yang yang sakit akan menjadi sembuh jika bacaan tersebut berasal dari hati seorang mukmin yang yakin kepadany-Nya. Apabila keyakinan yang kuat berkumpul antara orang yang membacakannya dengan yang dibacakan untuknya maka Allah akan memberikan kesembuhan orang yang sakit tersebut.

Al-Qur'an juga merupakan obat bagi penyakit maknawi, seperti penyakit ragu-ragu (syak), syubhat (keracunan), kifur dan nifak. Penyakit-penyakit ini lebih berbahaya daripada penyakit badan.

Penyakit hati lebih berbahaya dari pada penyakit badan karena penyakit badan ujung penghabisnya adalah mati sedangkan mati itu pasti terjadi dan tidak mungkin ditolak. Penyakit hati jika di biarkan terus menerus maka menyebabkan matinya hati, rusak secara total shingga si empunya hati menjadi seorang kafir, condong kepada keburukan, fasik. dan tidak ada obat baginya selain daripa Al-Qur'an yang telah diturunkan Allah SWT sebagai obat.

Allah SWT berfirman, dan kami turunkan dari Al-Qur'an suatu yang menjadi peawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur'an itu tidaklah menambah bagi orang-orang yang zalim selain kerugian.
(QS. Al Israa': 82)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel